Alat Pelindung Wajib Para Pekerja Proyek

 

Kita sering melihat para pekerja konstruksi atau bangunan menggunakan pakaian yang seadanya. Kaos oblong, celana jeans, sendal jepit lalu bekerja diketinggian, menggangkat benda-benda berat membuat resiko kecelakaan kerja meningkat. Dengan upah yang sedikit mereka harus bekerja. Kesejahteraan pekerja di Indonesia sering dipusatkan ke pekerja/ karyawan pabrik atau kantoran, tetapi tidak pernah memperhatikan kesejahteraan pekerja konstruksi padahal mereka juga pekerja dan berjasa membangun sebuah gedung atau bangunan. Jika tidak ada mereka atau ada sedikit kelalaian akan beresiko lebih besar lagi untuk kita semua.
Salah satu bentuk kesejahteraan pekerja ada melindungi mereka dari kecelakaan kerja. Angka kecelakaan kerja cukup tinggi di Indonesia, salah satu penyebabnya adalah keminiman alat pelindung diri untuk pekerja konstruksi. Maka dari itu, kami membahas mengenai alat pelindung wajib untuk pekerja konstruksi.
Berbagai standar tentang kekuatan alat pelindung diri berlaku, yang digunakan di Indonesia adalah Standar Nasional Indonesia (SNI), ini adalah alat pelindung diri wajib dengan fungsinya.

  1. Safety Helmet

Helm ini didesain sedemikian rupa untuk melindungi kepala dari benturan, benda jatuh atau benda jatuh tajam. Beberapa ketentuan yang berlaku untuk keselamatan dilakukan dengan berbagai percobaan. Untuk menguji kekuatan helm ini dapat dijatuhkan benda 3 Kg dari ketinggian 1 meter, jika helm itu pecah maka tidak lolos uji. Helm tersebut ada 2 bagian yaitu bagian luar dan bagian dalam dengan jarak 4-5 cm.
Selain itu helm ini harus tahan api dengan coba membakar helm tersebut selama 10 detik dengan bunsen atau propan dan api harus padam selama 5 detik, tidak menyerap air diuji dengan di rendam air selama 24 jam.  Jika semua percobaan ini berhasil maka helm itu aman untuk digunakan.

  1. Pelindung wajah dan mata

 

Banyak tipe pelindung wajah dan mata yang dijual bebas tapi fungsi utamanya adalah:

  1. Untuk melindungi dari percikan api atau benda-benda panas
  2. Untuk melindungi dari benda-benda kecil seperti debu atau serpihan batu
  3. Untuk melindungi dari cahaya dan radiasi tertentu

Ada juga tipe pelindung wajah untuk mengelas dengan kaca pengaman (shade of lens) yang telah disesuaikan dengan diameter batang las (Welding Rod).

  1. Hand gloves (sarung tangan)

Sarung tangan ini berfungsi untuk melindungi tangan dari bahan-bahan yang dapat mengiritasi  kulit seperti zat kimia atau zat radiasi, melindungi dari cuaca atau suhu ekstrim, untuk melindungi tangan agar tidak kepeleset karena keringat, melindungi dari benda yang panas/ dingin dan benda kasar. Ada beberapa sarung tangan yang sering digunakan, yaitu:

  1. Sarung Tangan Kulit

Sarung tangan jenis ini digunakan untuk pekerjaan pengelasan, dll. Sarung tangan jenis ini lebih berat dan kaku bisa meredam panas dan benda kasar.

  1. Sarung Tangan Katun

Sarung tangan dengan bahan ini dapat ditemukan di toko bahan bangunan atau toko serba ada. Sarung tangan ini sering digunakan pada pekerjaan besi beton, pekerjaan bobokan dan batu, pelindung pada waktu harus menaiki tangga untuk pekerjaan ketinggian berfungsi untuk melindungi tangan dari licin keringat karena bahan ini dapat menyerap keringat. Sekarang dapat ditemukan sarung tangan katun dengan titik-titik karet.

  1. Sarung Tangan Karet

Sarung tangan jenis ini sering digunakan oleh pekerja listrik, karena karet adalah kondutor yang buruk untuk menghantarkan listrik. Sarung tangan ini harus dijaga dengan baik agar tidak ada lubang atau robek supaya tidak terkena arus listrik.

  1. Sarung Tangan Asbes/Katun/Wool

Sarung tangan ini digunakan untuk melindungi tangan dari panas dan api dapat digunakan untuk pekerja las.

  1. Sarung Tangan poly vinil chloride dan neoprene

Sarung tangan jenis ini dapat digunakan untuk melindungi tangan dari zat kimia berbahaya dan beracun seperti asam kuat dan oksidan karena jika terkena tangan akan menyebabkan luka bakar yang serius.

  1. Sarung Tangan Paddle Cloth

Sarung tangan tipe ini tebal dan dapat melindungi tangan dari ujung yang tajam seperti pecahan gelas, dan vibrasi.

  1. Sarung Tangan latex disposable

Sarung tangan ini sering digunakan untuk tenaga kesehatan. Ada dua tipe: bersih dan steril. Sarung tangan ini sebagai alat pelindung diri dari bakteri dan germ. Sarung tangan ini sekali pakai.

  1. Alat pelindung kaki

 

Ini harus kuat dan dapat melindungi kaki dari timpahan benda berat. Harus tahan licin, tahan air, ringan, tahan air, tahan api, dan kuat. Beberapa pekerja kontruksi sudah memakai sepatu yang tepat tapi dengan harga yang mahal jadi tidak semua pekerja dapat membelinya.
Sepatu ini berguna  untuk anti slip, sepatu ini harus dijahit atau direkat tidak boleh dipaku karena dapat menghantarkan listrik. Beberapa sol sepatu yang ada dapat disesuaikan dengan kebutuhan seperti sol dari kayu untuk daerah yang lembab.

  1. Pelindung pernapasan

 

Alat pelindung pernapasan yang sering kita sebut masker atau respirator. Ada beberapa macam respirator, seperti,

  1. Respirator dengan filter bahan kimia
  2. Respirator dengan filter mekanik dan
  3. Respirator dengan filter mekanik dan bahan kimia

Seperti namanya RESPIRATOR, alat ini digunakan untuk menyaring udara. Pada beberapa keadaan yang menyebabkan udara terkontaminasi misalnya asap, bahan kimia, debu, dll.

  1. Alat pelindung telinga

Telinga adalah salah satu penindraan yang sensitif atas perubahan tekanan karena manusia memiliki kekuatan yang terbatas. Jika telinga mendengar suara yang melebihi ambang batas akan menyebabkan pecahnya gendang telinga. Ada dua jenis alat pelindung telinga, yaitu:

  1. Sumbat Telinga (ear plug)

Benda ini kecil, karet/ plastik keras/ lunak dan kapas tetapi hanya dapat menahan frekuensi tertentu, untuk gelombang suara akibat pembicaraan biasanya tidak mengalami gangguan. Hanya memiliki daya lindung (kemampuan attenuasi) sebesar 25-30 dB.

  1. Tutup Telinga (ear muff)

Bentuknya lebih besar dan memiliki daya lindung yang lebih besar dari pada sumbat telinga.

  1. Alat pelindung tubuh

 

Alat pelindung tubuh ini berbentuk seperti sebuah baju kerja. Ukuran dan jenis pakaian ini disesuaikan dengan ukuran tubuh dan jenis kelamin. Baju ini menutupi kaki dan tangan, sebaiknya menutupi rambut dan tidak memakai perhiasan. Baju ini haru tahan terhadap radiasi panas biasanya mengandung alumunium, tahan radiasi biasanya dilapisi timbal (timah hitam), tahan zat kimia, dan terdapat sabuk pengaman (safety belt) untuk mempermudah dalam keamanan serta dapat mencegah cidera pada pekerja.

 

PT Total Imagi Nusantara