Kriteria Desainer Interior yang baik

 

Perencanaan memiliki hunian impian tidak berhenti hanya pada perancangan bangunan fisiknya saja, melainkan desain interiornya pun perlu kita rancang dengan baik. Desain interior berbicara mengenai kebutuhan perancangan di dalam ruangan di dalam bangunan yang melibatkan banyak pertimbangan seperti perlindungan, ungkapan aspirasi dan ekspresi diri, suasana hati, hingga kepribadian kita. Sehingga tujuan dari desain interior adalah pengembangan fungsi, estetis, serta peningkatan psikologis dari ruang interior hunian kita.


Kedudukan desain interior di dalam ilmu desain arsitektur sendiri terletak diantara teknik dan seni. Dikarenakan kedua unsur tersebut sangat penting dalam proses merancang desain interior kita. Tanpa teknik, maka desain kita tidak akan aman, dan begitupun sebaliknya tanpa aspek estetika atau seni maka desain tersebut tidak akan menarik. Pekerjaan teknik dan estetik tersebut di lakukan oleh seorang desainer interior.


Pekerjaan mendesain interior rumah bisa diartikan seperti seni dan ilmu dalam memahami segala kebiasaan manusia untuk menggambarkan kebutuhan manusia tersebut terhadap fungsi dan struktur yang diinginkan manusia terhadap kondisi interior rumahnya. Desainer interior di tuntut untuk bisa memahami segala data diri dari kliennya untuk menemukan kebiasan-kebiasaan hingga kebutuhan dalam mendesain interior dari rumah kliennya tersebut. Data diri yang perlu di ketahui desainer interior adalah tentang usia, pekerjaan, jenis kelamin, hobi, gaya, kesan yang diinginkan, dan warna kesukaan penghuni rumah tersebut.


Jika kita hendak menggunakan jasa konstruksi khususnya desainer interior rumah kita, tentu kita perlu mengetahui kriteria desainer interior yang seperti apa yang baik untuk kita ajak bekerja sama. Wawasan mengenai kriteria ini tentu akan membantu Anda bagaimana memilih seorang desainer interior yang tepat. Di zaman yang sudah sangat berkembang akan kreatifitas manusia ini tentu kita tidak ingin memiliki interior rumah yang ketinggalan zaman. Pemahaman kita tentang kriteria desainer interior perlu kita ketahui sebelum menggunakan jasa desaingner interior.


Lalu, Apa saja kriteria desainer interior yang baik?
The American Society of Interior Desainer (ASID) menjelaskan kriteria desainer interior yang baik adalah sebagai berikut:

  1. Mampu meneliti dan menganalisis permintaan klien

Seorang desainer interior harus bisa meneliti dan menganalisis persyaratan dan tujuan yang di berikan oleh kliennya. Desainer interior harus mampu membuat perencanaan dalam dokumen desain yang di dalamnya menggambarkan diagram dan outline yang mencangkup segala catatan yang di butuhkan selama proses perancangan yang akan Dia lakukan.

  1. Mampu merancang dalam skets

Setelah itu, seorang desainer interior hasrus bisa memformulasikan hasil perhitungan teknik dan seni di dalam pikirannya ke dalam sebuah konsep yang tergambar dalam skets. Hal ini penting, karena ada desainer interior yang memiliki ide sangat baik di dalam pikirannya namun kesulitan menuangkan dalam gambar skets. Pembuatan skets di butuhkan baik dalam gambar 2 dimensi maupun 3 dimensi untuk menggambarkan kebutuhan klien dalam sebuah rancangan yang nyata dan bisa di bayangkan.

  1. Mampu memperhatikan segala aspek secara menyeluruh

Seorang desainer interior harus bisa menyatukan segala pertimbangan dalam perancangan interior yang sudah di buat. Aspek-aspek tersebut meliputi aspek keselamatan, keindahan, fungsional, kesehatan, serta bisa menjawab segala ancaman dan gangguan dari kondisi lingkungan eksternal. Desaign interior yang multifungsional adalah desain terbak yang bisa menjawab seluruh kebutuhan penghuni rumah tersebut.

  1. Mampu menyelaraskan warna dan bahan

Seorang desainer juga harus bisa memadu padankan warna dan bahan-bahan yang digunakan dalam konsep interior rumah. Perancangan yang di buat perlu memenuhi sosio-psikologis, kemudahan perawatannya, penampilannya, serta persyaratan keamanannya.

  1. Mampu memilih dan memilah furniture

Tanggung jawab lainnya yang harus di penuhi oleh seorang desainer interior adalah kemampuannya untuk memilih dan memilah furniture dan perlengkapannya. Furniture yang di desain juga perlu di awasi pengerjaannya oleh desainer interior agar sesuai dengan konsep rancangan interior yang sudah di buat.

  1. Mampu berkomunikasi dengan baik terhadap klien

Seorang desainer interior tidak bekerja atas keinginan pribadinya saja. Ada keinginan dan harapan dari klien yang harus diutamakan oleh seorang desainer interior. Segala perancangan harus bertitik tolak dari kebutuhan dan keinginan klien. Untuk bisa bisa memahami kebutuhan klien, maka seorang desainer perlu melakukan komunikasi secara intensif dengan kliennya.

Seorang desainer interior memang memiliki tanggung jawab yang besar dalam merancang sebuah konsep ruang dalam yang tidak hanya mengandalkan kreatifitas, seni, dan keindahan saja, melainkan juga memperhitungkan aspek keselamatan dengan hitung-hitungan yang matematis dalam menentukan ukuran dan material yang di gunakan dalam desain ruang dalam. Melihat tanggung jawab yang begitu besar, kini banyak para desainer interior yang memilih untuk menjadi spesialis desain ruang dalam tertentu. Misalkan saja hanya fokus pada interior rumah tinggal, pada perancangan furnitur, kantor, hotel, restoran, atau bahkan terkonsentrasi untuk mendesain interior salah satu ruangan saja seperti ruang keluarga, dapur, kamar mandi, ruang tamu, atau kamar tidur saja.


Bagi Anda yang hendak mendesain ruang dalam rumah, maka perlu memilih seorang desainer yang tepat. Informasi mengenai kriteria desainer yang baik tersebut semoga bisa memberi arahan bagi Anda untuk memilih siapa desainer interior yang bisa mewujudkan kondisi ruang impian Anda. Kami sarankan agar Anda lebih memilih jasa desainer interior yang memiliki keahlian spesialisasi tertentu yang sesuai kebutuhan Anda dalam mendesain interior rumah. Desainer yang terspesialisasi maka akan lebih ahli dalam bidang tertentu. Sehingga pekerjaan yang di lakukan akan lebih efektif dan cepat dilakukan.

 

 

PT Total Imagi Nusantara