Tips Hemat Dalam Merenovasi Rumah

 

Memang kita pada dasarnya adalah Manusia yang mencoba mencari sesuatu yang baru. Rasa Bosan senantiasa muncul pada diri kita masing-masing. Ketika rasa tidak nyaman muncul pada diri kita, kadang kita sebagai manusia mencoba merubah gaya hidup atau merubah sesuatu yang melekat pada kehidupan kita. Salah satunya, ketika kita sebagai makhluk hidup yang merasa bosan dengan gaya rumah atau bosan dengan kenyamanan rumah akan mencoba mencari hal yang baru dari rumah kita. Renovasi Rumah menjadi Pilihan kita dalam mencari hal yang baru dan mengatasi kebosanan kita.
Namun, perlu anda ketahui tak jarang dari kita dalam merenovasi rumah kurang bisa memperhatikan aspek-aspek Efisiensi dalam merenovasi rumah. Ada kalanya karena kita berusaha merenovasi rumah dengan baik, kadang kita melakukan renovasi rumah tanpa mengukur biaya . Dan ada pula kejadian dimana ketika kita hanya merenovasi sebagian dari rumah kita, tanpa kita sadari tidak hanya merenovasi sebagian rumah, melainkan beberapa bagian dari rumah kita. yang hal seperti ini menjadikan kita kekurangan biaya untuk keperluan hidup selainnya.
Disini kami akan menjelaskan tentang bagaimana cara nya atau tips-tips dalam merenovasi rumah, demi mendapatkan suatu yang baru dan mengatasi kebosanan terhadap gaya rumah, namun tidak serta merta melupakan bagaimana biaya yang akan kita keluarkan . Jadi, Anda akan tetap bisa merenovasi rumah dan tetap bisa Hemat .
Lalu bagaimana caranya agar efisen dalam merenovasi rumah?
bagaimana kita melalukan renovasi rumah dan tetap memperhitungkan biaya yang akan dikeluarkan. Hal-hal Prinsip yang harus di pertimbangkan, diantaranya :
(1) Memastikan Konsep Desain Renovasi atau Konsep Pengembangan di sisa Lahan.
(2) Memilih Bahan Baku Apa Saja Yang akan digunakan
(3) Jangan Pernah Mengubah Desain Renovasi Ketika Renovasi Sudah berjalan
Selain hal-hal prinsip yang harus di pertimbangkan, dalam mempertimbangkan biaya renovasi rumah, juga harus ada langkah-langkah yang jelas. Langkah-langkah yang dimaksud seperti :

  1. Membuat Gambar terlebih dahulu yang terdiri dari denah, desain akhir bangunan atau renovasi yang di inginkan, serta potongan dan detail termasuk gambar penjelasan.
  2. Ketika gambar, sudah selesai. PemilikĀ  bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu dengan menentukan Daftar Lingkup Pekerjaan yang Dilakukan . Seperti, Persiapan Bongkaran, Gailan Tanah, Pemasangan Pondasi, Membuat tembok, Memesan Kusen Jendela dan Pintu , Memasang Keramik, serta Instalasi listrik hingga Cat .
  3. Setelah Daftar pekerjaan sudah jadi. Maka langkah selanjutnya adalah mengelist Material apa saja yang dibutuhkan dalam merenovasi rumah. Caranya dengan menjabarkan daftar pekerjaan yang ada, dari sini akan diketahui berapa banyak material yang dibutuhkan, mulai dari semen, batu , pondasi, besi, peralatan pertukangan, kabel, cat dan detail lainnya.
  4. Setelah mengetahui material dan berapa banyak yang dibutuhkan. Pemmilik bisa langsung melakukan Survei Harga dan melakukan Perhitungan Total kebutuhan Dana. Selain Survei, Pemilik juga harus mempertimbangkan aspek Kenaikan harga Bahan Baku antara 10% hingga 20%.
  5. Setelah ini, Pemili juga harus mengetahui terkait Kebutuhan Tenaga Kerja dan Perkiraan Waktu Pengerjaan. Penentuan ini juga akan berpengaruh pada biaya pengeluaran untuk renovasi.

 

Dalam Pembuatan Perencanaan :
Ketika Menentukan Bahan Bangunan serta Kualitas Mterial bahan Bangunan yang akan digunakan. Seorang Pemilik harus bisa membuat Dua Rencana sebagai Cadangan. Itu dilakukan untuk mengantisipasi jika harga barang yang di inginkan naik di luar prediksi. Contoh: Ketika keramik kamar mandi bisa diganti yang lebih murah, maka akan diganti dengan batu alam, dan ini akan membuat kesan natural yang berbeda.
Dalam Proses pelaksanaan :
Ketika Pengerjaan Berlangsung, jika mendapati konteks khusus misalkan alokasi dana sudah menipis, apa yang harus anda lakukan sebagai pemilik. Disini anda sebagai pemilik harus bisa bertindak Kreatif. Bertindak Kreatif dengan cara Menghilangkan 1 bagian pekerjaan. Contohnya , ketika tembok dibuat alami dengan plester kasar yang langsung di cat, maka dirubah menjadi hanya dengan plamur. Disini tentunya akan lebih hemat bahan baku, tenaga kerja dan durasi pengerjaan.
SelainĀ  itu, dalam proses pelaksanaan nya anda sebagai pemilik harus mempertimbangkan Aspek tukang dan mandor, atau dalam bahasa baku nya adalah tenaga Kerja. Aspek ini akan menjadi potensi masalah bagi kita ketika durasi pekerjaan yang sudah kita tentukan meleset dari rencana, dengan kondisi mereka yang tetap dibayar secara harian.
Dengan kondisi dan asumsi tenaga kerja seperti itu. Anda sebagai Pemilik harus pintar-pintar dalam hal mempertimbangkan CARA Pembayaran Tenaga kerja. Dalam hal ini memilih tukang dengan bayaran harian atau borongan, tergantung dengan kebiasaan daerah tempat tinggal, Disini memang akan tetap mempertimbangkan aspek kualitas Pengerjaan. Namun, jika dibanding-bandingkan, Keuntungan pekerja Borongan memang lebih memberikan kejelasan Pengeluaran.
Selain Aspek Biaya Tenaga Kerja, yang harus dipertimbangkan dalam proses pelaksanaan renovasi adalah, terkait WAKTU. Waktu disini cukup mempengaruhi, dalam hal ini rencana pembangunan yang sudah anda rencanakan sebelumnya harus bisa berjalan dengan semestinya. Misalkan, anda berencana membangun di daerah tanah belakang rumah yang terbuka, dengan kondisi ini anda harus lebih memilih waktu di saat kemarau dan Hindari Musim Hujan .
Sekian yang bisa kami sampaikan terkait tips merenovasi rumah dengan hemat, semoga dengan berbagi informasi seperti ini. Anda tidak akan takut-takut lagi untuk mencoba merenovasi rumah anda atau mengembangkan rumah anda agar lebih nyaman di tempati.

 

 

PT Total Imagi Nusantara