Tips Memilih Kontraktor Bangunan

 

Tentunya kita sering mendengar istilah kontraktor dan pemborong. Mungkin ada diantara kita yang bingung mengenai istilah tersebut. Sebenarnya keduanya sama-sama memberikan jasa untuk membangun suatu rancangan desain, baik itu rumah ataupun infrastruktur lain. Namun perbedaannya, kontraktor adalah orang yang biasanya memiliki keahlian atau skill yang lumayan dalam hal membangun. Cara kerja kontraktor lebih terorganisir dan mengikuti sistem yang ada. Sedangkan pemborong biasanya dilakukan oleh siapa saja bahkan mereka yang amatiran sekalipun. Biasanya pemborong mempunyai kemampuan membangun berdasar pengalaman otodidak atau belajar sendiri dan karena sudah terbiasa melakukannya. Sangat susah menemukan seorang kontraktor yang handal dan mampu bekerja sesuai keinginan kita, sedangkan pemborong bisa ditemukan dimana saja.
Definisi Kontraktor
Kontraktor itu adalah perorangan atau perusahaan yang dalam menawarkan jasanya terikat dengan kontrak, dimana di dalam kontrak dijelaskan nilai kontrak dan waktu penyelesaian kontrak yang disepakati kedua belah pihak, dalam hal ini kontraktor dan pemberi pekerjaan atau owner.
Tugas dan Tanggung Jawab Kontraktor

  1. Melaksanakan proyek konstruksi sesuai dengan peraturan dan spesifikasi yang sudah direncanakan.
  2. Dalam rangka memperlancar kegiatan di proyek, maka kontraktor harus menyiapkan personil yang akan bertugas di lapangan. Selain tenaga kerja, alat, bahan atau material dan tempat juga harus disiapkan.
  3. Selama proyek konstruksi berlangsung, kontraktor wajib membuat laporan, baik itu laporan harian, mingguan, ataup bulanan (sesuai dengan kesepakatan). Dari laporan ini akan terlihat apakah proyek sudah berjalan sesuai dengan time schedule yang ada. Apakah proyek tersebut mengalami kemajuan atau sebaliknya tidak sesuai dengan waktu (time schedule) dan dengan demikian bisa diambil langkah untuk memperbaikinya.
  4. Menjaga agar proyek terkendali dengan memperhatikan K3 (standart Keselamatan dan Keamanan Kerja).

Bagaimana Cara Memilih Kontraktor yang Baik?
Begitu banyak usaha kontraktor di sekitar kita. Kadang hal ini membuat kita bingung untuk memilih kontraktor yang tepat untuk melaksanakan proyek kita. Untuk itu,, dalam artikel ini akan dibahas beberapa hal yang bisa dijadikan tolak ukur dalam memilih kontraktor yang layak, diantaranya:

  1. Pilih lebih dari satu alternative kontraktor.

Jika Anda baru pertama kali akan menggunakan jasa kontraktor, maka Anda betul-betul mencari mana kontraktor yang tepat. Untuk tahap awal Anda perlu membuat pilihan alternative kontraktor. Akan lebih baik jika kita memiliki beberapa pilihan kontraktor, sehingga kita mempunyai pembanding.

  1. Siapkan RAP (Rencana Anggaran Perencanaan)

Apabila mungkin, Anda perlu membuat perhitungan awal untuk biaya yang akan dihabiskan. Agar kita terhindar dari penipuan dan kita dapat menganalisa harga penawaran yang diajukan. Rencana anggaran ini penting untuk menyesuaikan pengerjaan bangunan tersebut apakah bisa di kerjakan sesuai dengan konsep terbaik atau ada penyesuaian sesuai dengan budget yang dimiliki.

  1. Legalitas usaha yang jelas

Kini banyak jasa kontraktor yang tidak jelas legalitasnya. Anda perlu memilih Kontraktor yang memiliki izin usaha yang jelas, akan berusaha untuk menjaga kualitas pekerjaannya, karena ini berhubungan dengan kredibilitas atau nama baik yang harus dipertahankannya. Maka dari itu pilihlah kontraktor yang memiliki izin usaha yang masih berlaku.

  1. Sumber rekomendasi yang bagus

Apabila kita mengenal seseorang atau pengguna jasa yang pernah menggunakan jasa suatu kontraktor yang ingin kita pakai jasanya ntuk proyek kita, ada baiknya mencari informasi yang akurat tentang hasil pekerjaannyya. Anda bisa menanyakan klien yang sudah berkerja sama dengan kontraktor tersebut. Akan lebih baik lagi jika orang dekat Anda yang merekomendasikan kontraktor tersebut.

  1. Kontraktor yang mempunyai tenaga kerja terampil

Kadang jasa kontraktor hanya berfokus dengan memiliki kuantitas atau jumlah pekerjanya tanpa melibatkan aspek kualitas. Pilihlah konraktor yang memiliki kualitas pekerjaan yang baik, umumnya datang dari tenaga yang sudah memiliki kemampuan dalam melakukan pekerjaannya.

  1. Pertimbangkan harga yang ditawarkan

Pilihlah kontraktor yang memberikan penawaran harga yang wajar. Maksudnya, jangan memilih kontraktor dengan harga yang sangat mahal, apalagi melebihi anggaran kita. Jangan juga memilih kontraktor dengan harga yang terlalu murah, karena bisa saja mereka salah hitung. Parahnya lagi kontraktor tersebut mengorbankan kualitas pekerjaannya dan akhirnya membuat kita kecewa.

  1. Nilai plus jika memberikan garansi

Kontraktor yang baik akan bertanggung jawab dengan hasil pekerjaannya. Dia akan memberikan garansi hasil pekerjaannya, apabila suatu saat terjadi kerusakan. Masa garansi sebaiknya diterangkan dalam kontrak, agar jelas dan tidak menjadi masalah di kemudian hari,
Memang sulit untuk mencari kontraktor yang ideal dan sesuai dengan keinginan kita. Selain tips diatas, ada satu hal lagi yang tidak kalah penting, yakni komunikasi kita dengan kontraktor. Apabila komunikasi lancar, betapapun berat suatu masalah dan kendala yang mungkin kita hadapi, akan lebih mudah ditemukan solusinya,
Maka dari itu, sebelum memulai proyek, lebih baik lakukan perencanaan yang matang, sebelum kita menyesal karena bertindak terlalu cepat tanpa perhitungan. Demikian artikel mengenai kontraktor dan tips memilih kontraktor yang layak. Semoga bermanfaat.

 

PT Total Imagi Nusantara